September 09, 2005

The day we meet

It wasn't what I expected. The day we meet.
A brief passing, a little fun,
Maybe to see each other again, may be not.
The time we have spent, the meals we have shared
The love we have made and the joy we share.
It wasn't what I expected. The day we meet...

Jay

August 26, 2005

Elok...

Aku...membayangkan surga ada di depanku
di depan mataku...
Saat aku menikmati teduhnyawajahmu
indah hatimu
Tak jemu-jemu ku pandang
Begitu elok kau tercipta

Tak pernah henti-hentinya aku
Terus mencintai dirimu
Tak pernah henti-hentinya aku
Tetap menyayangi dirimu
Seperti adanya diriku
Seperti adanya aku ini
Seperti adanya diriku
Seperti adanya...

Aku ingin melupakan hasrat
tukmelangkah sejenak pergi
Inginku sempurnakan hidupku
di sampingmu memeluk jiwamu
Tak jemu-jemu ku pandang
Begitu elok kau tercipta.....
                                                 ~Padi~

*Terima kasih kembali untuk NSP ini.
*Untuk kau yang telah memberikannya kepadaku. Dan membuatku selalu merasa bahwa kau selalu bisa kugapai. Walaupun sebenarnya kau jauh. Karena kaulah imajinasiku. Dan kau lah semangatku...<sebenarnya bukan proyek 'gombal' ya..!!! tapi ini kenyataan.hihi>. I'll promise..!!

Jay

August 22, 2005

Komitmen...

Senin 22 Agustus 2005. Pukul 16.00 WIB.
Libur niy. Niatan pertama siy tadi pengen nonton karena udah merasa sangat kecewa dengan hasil ujian di kantor tadi. Hiks. Tapi mungkin ntar agak sorean aja. Padahal ini udah sore. Jadinya ke Yellow net dulu, sekalian mo liat blog ku yang semalam masih 'aneh'.
Tadi sempat agak2 termenung, bingung dan ling lung. Hehe. Fikiran pun kembali menerawang dan mengkilas balik tentang apa yang terjadi semalam siang. Eng..ing..eng....
Iya..semalam sempat chat by messenger cukup lama dengan seseorang yang ada di sana. Saling berargumen tentang makna sebuah komitmen. Sempat berfikir sendiri, apakah ini keputusan yang benar. Karena ku yakin ini memang tak kan pernah dapat di benarkan? Huh..
Tapi ini soal rasa. Tentang sesuatu yang muncul langsung dari hati meskipun ingin di tolak. Dan ini memang harus terjadi. Ini soalan rasa; bukan nafsu.

~Tentang Komitmen~
Sejak awal manusia dilahirkan dan diberi nyawa oleh 4JJ1, ada siklus yang hidup yang tak mungkin ditentang. Setiap orang lahir kemudian tumbuh menjadi besar dan sesuai dengan prosedur yang ada maka ia akan belajar, sekolah dan menyelesaikan studinya. Kemudian ia mulai memikirkan untuk mencari uang dengan bekerja dan berusaha mencari nafkah kehidupan untuk sebuah kemandirian. Fikiran untuk menikah [menghindari zinah] dan untuk melampiaskan nafsu pun adalah proses yang akan dilewati. Sampai ia menciptakan sebuah nyawa kembali untuk ia berikan siklus yang sama. Dan akhirnya ia pun akan menua dengan umur yang menjelang akhir hingga akhirnya MATI ; inilah komitmen hidup.
Dalam siklus tersebut manusia juga dituntut untuk memiliki komitmen pada diri sendiri, orang lain dan yang menciptakannya.
Ini soal keberadaan, kepastian, kenyamanan, perlindungan; dan kecemburuan.
Tapi apakah manusia masih dituntut untuk tetap mempertahankan komitmen jika ia masih perlu berjuang menghadapi norma. Mungkin mereka tak mengerti. Hanya kau, aku dan DIA.
Ini Soalan kita. Soalan norma. Soalan komitmen ; dan nafsu...
*Bimbang (again!!!).

Jay

August 18, 2005

VaciLLatE ; [Bimbang]

Mengapa slalu saja ada cerita…?
Tentang apa yang membuat ku begini?
Mengenai apa yang membuat kau begitu?
Untuk apa semua ini terjadi di antara kita?
Bagaimana ini bisa terjadi di antara kita?

Kita tlah pernah salah…Aku sadar dan kau pun sadar…

Tapi kita tak slalu tau…Karena selalu ada yang lebih Maha Tau…

Hari ini kita slalu membicarakan apa yang membuat kita bersama…

Besok kita mulai membicarakan karena apa kita dapat berpisah…

Karena perpisahan selalu menanti di depan pintu yang berlabel ; B E S O K…!

Aku ada karena kau pun ada…

Kita ada karena memang ada sesuatu diantara kita…

Sesuatu diantara kita ada karena ada permulaan …

Dan permulaan bukanlah untuk sebuah kata AKHIR…

Karena kita baru akan memulai ditengah berakhirnya satu hal yang lain…

Aku pernah VaciLLatE…

Dan kau pun berkata bahwa kau slalu dalam VaciLLatE…

Kita bertemu karena VaciLLatE…

Untuk sebuah pertemuan indah ditengah jutaan bayangan VaciLLatE

Kita pun bercerita tentang VaciLLatE…

Kini ku tlah kehilangan VaciLLatE-ku…

Aku tak tau apakah kau juga demikian…

VaciLLatE-ku hilang ketika aku didekatmu…

Ketika kau mulai bersuara…meskipun kau tidak berbicara…

Ku tlah bertemu dengan KeINDAHan…

KuTutup semua VaciLLatE-ku…

Untukmu…untuk menghilangkan VaciLLatE-mu…

Dan untuk kita…untuk segala yang terjadi diantara kita…

Serta apa yang membuat kita bahagia…

Karena KuTlah Yakin pada pilihanku…

KaRena KauLah ….KeDAMAI-an ku…

Untukku…Untuk VaciLLatE-ku…Untuk KeINDAHan Kita…

DaN MaSa DePaN Kita…!!!!

Jay

August 14, 2005

Asap...

*Akhirnya...bisa juga update blog dari kantor. hihi.
* Dan saat ini menunjukkan pukul 05.20 pagi (15/08).

Untuk tiga hari yang melelahkan ;
Akhirnya ini hari terakhir aku shift 8. Yang berarti setelah aku pulang nanti, aku bisa istirahat hingga sore dan tidak terganggu dengan bayang2 untuk masuk kerja lagi di malam harinya.hehe.

Aku pun mulai menyusun rencana untuk bisa menikmati LIBUR ku sampai besok. Di mulai dengan rencana yang sedikit masuk akal, seperti nomat dan hang out bareng Mr. Raj dan Fila (tapi ku tak yakin mereka bisa atau tidak). Sampai dengan rencana yang tak pernah masuk akal, yaitu Keliling Indonesia. haha. Keliling Medan pun ku rasa tak mungkin, apalagi keliling Indonesia.

Dan sedikit berbagi cerita sejakku update blog terakhir kemarin(11/08).Pada hari tersebut aku juga chating di Messenger dengan seorang teman yang ada di Malaysia. Dan dia marah dengan apa yang telah dialami di negaranya. Negara yang ia cintai. Karena merasa menjadi warga negara yang baik. Dan malah menyalahkan negaraku. Negara yang ku cintai. Tapi aku tak pernah merasa menjadi warga negara yang baik.
Ia marah karena negaranya telah berasap tanpa bisa melihat bagian mana di negaranya yang terbakar. Ia merasa terganggu. Dia pun menuduh. Dia pun menghardik. Dan kami beradu argumen. Tapi kami tetap berteman. Hiks.
Aku hanya bisa tersenyum. Karena aku tahu dia benar. Meskipun aku tak pernah menganjurkan negaranya bersebelahan dengan negaraku. Malah sepertinya dia menyukai negaraku dan sering berkunjung. Aku jadi bingung :-).

Keputusan yang akhirnya membuatku membenarkannya adalah kejadian tadi malam (14/08). Ketika aku memang merasakan bahwa asap-asap itu telah menutupi jarak pandang di mataku. Dan membuat mataku sedikit perih ketika aku pergi berangkat ke kantor menggunakan motorku semalam.
So...sorry bro. Karena telah berso'uzon....(huehe).

Sebenernya masih ada yang mau diceritain lagi. Tapi sudah mulai pagi. Berarti Call Master pun siap untuk melancarkan serangannya. Haaakk diiisssshh.....(pussiiinnkk dah!!!).
Nanti di sambung.

Jay

August 03, 2005

Membunuh sepi...

Wah..udah Agustus nih?!!. Ngak kerasa udah masuk bulan ke-8 dari tahun 2005 ini. Belum banyak perubahan yang udah aku buat dalam delapan bulan ini (hiks!).

Meneruskan cerita rasa bosanku di malam minggu kemarin. Akhirnya setelah meng-update blog, datang juga tawaran menarik dari Mr. Raj and the gank untuk membunuh virus2 yang membuatku selalu merasa betah di rumah ; Aku pun KELUAR.

First Destination. Seperti biasa untuk membunuh kesunyian yang di cari adalah tempat keramaian. Dan kalo' udah seperti ini firasatku pun menjadi benar, pasti UUW ; Ujung-ujungnya Warkop (hiks!!). Setelah berhasil menambah personil di Warkop kami pun meninggalkan tempat yang sudah membuatku merasa semakin bosan itu, karena hampir setiap hari kulewati. sambil berharap2 ada the next destination aku pun mengikuti saja kemana mereka membawaku. Dan harapanku pun terkabul. huehue.

The next destination. yah..yang pasti sama juga. pasti tempat keramaian juga, kan ngak mau SEPI??!. Merdeka walk pun jadi alternatif mereka. Akhirnya kami pun duduk, bercerita dan tertawa hingga pukul 1 dini hari...

Cukup membuatku merasa nyaman ...

Jay